PENGALAMAN BERBISNIS

                      PENGALAMAN BERBISNIS

pixel

Menurut saya bebisnis adalah hal yang menghasilkan uang,apapun yang kamu lakukan dan itu menghasilkan uang itu bisa di sebut dengan bisnis,misalnya kamu memiliki suatu pekerjaan dan kamu mendapatkan uang atau hasil.

BERBISNIS DARI KECIL

pixel

Dari kecil saya sudah mengenal uang,karna saya suka uang dan harus memiliki uang untuk kesenangan saya sendiri,saat di waktu SD saya sudah mencoba berjualan atau ingin memiliki uang jajan yang lebih,oleh karena itu saya berjualan mainan yang setiap bulannya itu berganti siklus.

Yang pertama saya lakukan adalah membeli mainan tersebut dengan harga yang murah dan membeli item yang bermacam-macam,jadi dulu saya itu cukup dekat dengan tukang mainan tersebut bernama “mas karto”

beliau adalah tukang mainan di depan sekolah saya,karna saya cukup dekat dengan beliau,saya nego harga dengan mas karto itu,kadang saya mengambil barang dulu baru saya bayar ketika telah terjual haha

Yang saya ingat pertama kali saya berjualan itu adalah gangsing,karena gangsing berbagai macam bentuk,jadi saya menjual semua macam bentuknya…itu yang membuat teman-teman saya tertarik untuk membeli,

Saya bisa menjual dengan ke untungan 5rb rupiah per item…yaa dulu itu cukup banyak untuk umur saya yang masih SD… setelah saya senang mendapatkan hasil

saya mulai ketagihan untuk berjualan dan setiap musim mainan, berganti juga jualan saya…seperti ada crushgear,Tamiya,yoyo dan masih banyak lagi

Sampai akhirnya guru saya menghetahui apa yang saya lakukan,dan guru saya melarang saya untuk berjualan di kelas (tidak mendukung)

tapi saya karena sudah senang,saya bermain aman hehe
menaruh barang-barang saya di dalam tas,jadi di tas bukan buku isinya,cuman mainan jualan saya haha,

Yang terakhir saya jual adalah ikan cupang ,ikan hias yang di sukai oleh anak kecil
saya berjualan di rumah saya

Bagaimana saya bisa bejualan ikan cupang ?

-saya mencari peternaknya dulu,dan kebetulan ada di daerah dekat rumah

-saya memesan cupang 20 ekor untuk di jual

-target saya anak kecil dan teman-teman saya

-marketingnya dengan cara tulis di kerdus dan di gantung di pagar

Dan akirnya banyak yang berdatangan,anak kecil yang hanya melihat-lihat saja haha
katanya cupangnya jelek ini dan itu,ada juga yang membeli 2 ekor dan terus beli sampai ikan cupang saya habis.

Sampai saya menulis di buku kenangan dengan bercita-cita pengusaha ikan cupang.

MENCARI PELUANG

pixel

Saat saya di pesantren saya memulai karir bisnis dengan berjualan makanan
ini adalah peluang yang sangat beasar,disisi keperluan santri yang sangat banyak,saya membeli makanan yang tidak ada di supermarket pesantren kami.seperti mie,minuman saset dan masih banyak lagi

Saya menjual 2x lipat harga beli haha,karna pasti seberapapun harga yang saya tawarkan pasti akan di beli,karena peluang saya sangat besar,mulailah teman-teman saya berjualan juga,karena itu saya sudah punya saingan dan akhirnya saya mencari ide-ide lain

Dan waktu sedang demam-demamnya kripik karuhun,nah di sini saya mendapatkan untung yang lumayan banyak…saya bisa untung 2x lipat dari harga belinya cukup banyak untuk hidup di pesantren itu

Beberapa selang kemudian saya pindah sekolah ke sekolah alam
alhamdulillah di sekolah ini saya sangat di dukung apa yang saya inginkan dari hal yang aneh sampai yang tidak masuk akal di perbolehkan

Di awal-awal masuk sekolah saya mengadakan Open House,disitu saya mencoba berjualan IKAN CUPANG lagi,tapi yang ini berbeda kelas…yang saya jual adalah ikan contes,ikan yang sudah pernah mengikuti kejuaraan,kebetulan om saya memiliki dan hobi ikan cupang contes,dan saya di ajarkan cara memilih dan merawat ikan hias contes

Karena harga yang tidak terjangkau dengan pasar pembeli saya,tidak ada satupun yang closing haha,harganya bisa 150rb-250rb untuk di kalangan jajan anak smp sepertinya tidak mungkin untuk membelinya.

Di sekolah alam saya mencoba-coba bisnis yang aneh-aneh,yang terakhir saya berjualan rujak
yang mempunyai brend yaitu rujak gejet,saya berbisnis Bersama temen saya,berjualan rujak ini sangat niat banget sampai sampai belajar caranya membuat bumbu dan memotong rujaknya.

Saya mulai berjualan waktu itu saat bulan puasa,di dekat rumah saya ada bazar takjil dan kami sewa tempat disana,karena kita terburu-buru untuk berjualan kita pun salah langkah memilih untuk berjualan rujak pada bulan puasa.

Karena jarang sekali membeli untuk buka takjil,itu bukan makanan yang tepat haha
dan sepanjang sore saya dan teman saya berjualan,sangat sedikit pembelinya…bisa di bilang rugi,setiap 1jam sekali ada preman yang meminta jatah lapak, dan pembeli kita tidak ada.Yaa begitulah pengalaman yang saya dapat.

BANYAK PENGALAMAN

PIXEL

Setalah saya menjalani bisnis di masa smp,saya memasuki sekolah menjerumus ke arah bisnis
bisnis pertama yang saya lakukan di SMA adalah menjual ikan cupang lagi hehe,karena saya masih bingung dan trauma dengan kegagalan berbisnis.

Di suatu acara yang memperbolehkan berjualan,alhamdulillah closing 1 ekor ikan cupang kontes yang mempunyai harga 150rb,karena saya melihat pasar yang bagus,horang kaya semua di acara tersebut haha.

Tapi ikan cupang ini hanya bebarapa saat saja,setelah itu kami mendapat projek menjual kue lebaran,mulai dari sini saya memasuki dunia kuliner,saya berhasil menjual beberapa box kue.

Projek ke 2 yaitu memiliki produk sendiri dimana saya harus membuat rancangan bisnis yang detail,membuat planning bisnis,membuat PHP dan harus presentasi untuk mencairkan dana.

Mempresentasikan biaya modal,saya meminta modal 3jt yang turun cuman 2,5jt
akhirnya saya mencari partner untuk berbisnis supaya modal cukup

Saat di confirm saya lebih memilih berbisnis kuliner yaitu ROTI CANAI atau ROTI MARYAM
kenapa saya memilih berbisnis Roti canai ini,saat saya coba di stasiun,rasanya enak dan murah…saat itu masih tidak ada rasanya masih original,dan sainganpun dikit Cuma ada di stasiun daerah Jakarta.

Akhirnya saya mencari owner yang punya roti canai yang mempunyai otlet-otlet di stasiun,saya bertanya kepada pedagang,yang pertama merek gamau ngasih tau,karena mungkin takut di saingi haha,tapi saya tetap terus berusaha mengetahui pemilik roti canai ini.

Berjuang terus berjuang akhirnya saya menemukan rumahnya.di daerah depok lama
rumahnya pun dekat dengan stasiun,saya ingin mendapatkan harga yang terbaik (murah) hehe
carilah modal sedikit-dikitnya dapatkan untung sebanyak-banyaknya

Nego-nego-nego akhirnya mendapatkan harga yang terbaik hanya berkurang 1000rb perpcs
itupun sudah alhamdullilah karena kalau ordernya ke otlet hanya di potong 500rupiah perpcs

Saya pun membeli 1jt rupiah untuk hanya membeli roti canai dan membeli peralatan lainnya
seperti gas,teplon,kompor dll…se niat itu saya membeli perlengkapan untuk berjualan.

Kami berdua berjualan kalau ada event-event besar baru saya berjualan di dalamnnya menyewa both,dan membawa perlengkap ke tempat jualan saja,tapi perjuangan ini sangat seru dan saya menikmati berjalanan dan perkembangan bisnis ini

Bisnis saya hanya bertahan 8 bulan dan kerugian mencapai 80% haha
itu yang kami rasakan,tapi sisa barang-barangnya saya jual lagi biar ga rugi-rugi banget

alhmdullilah di segi keuangan saya memang rugi tapi di samping itu banyak pengalaman yang berharga yang saya dapat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *